Ikawa Jaga Tradisi: Sowan Masyayikh Guyangan Pererat Silaturahmi di Momen Lebaran
Oleh: Lindhia Tika Widiyawati
Dok. ikamaruwalisongo
PATI, IKAMARUWALISONGO — Ikatan Keluarga Alumni Madrasah Raudlatul Ulum (IKAMARU) Komisariat UIN Walisongo Semarang kembali menggelar kegiatan Sowan Masyayikh Guyangan pada H+5 Idul Fitri, tepatnya Rabu (25/03/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 18 anggota sebagai bentuk menjaga tradisi silaturahmi kepada para Asatidz madrasah di momen lebaran.
Sowan masyayikh ini dilaksanakan dalam suasana penuh kehangatan, para rombongan IKAMARU Walisongo secara bersama-sama mengunjungi kediaman para guru di Guyangan untuk bersilaturahmi, memohon doa, serta mempererat kembali hubungan antara santri dan masyayikh.
Adapun rangkaian sowan dilakukan ke beberapa Guru Guyangan, di antaranya kepada Yi Adib Sutaryadi, Yi Supirso, Yi Dardiri, Yi Mustahib, Yi Ruhani, Yi Faruq, Abah Hamdan, serta Yi Syukron. Setiap kunjungan berlangsung dengan penuh khidmat dan kekeluargaan, di mana seluruh rombongan IKAMARU Walisongo mendapatkan nasihat serta doa dari para asatidz.
Tidak hanya sowan, kegiatan ini juga diisi dengan agenda ziarah sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama terdahulu. Seluruh rombongan IKAMARU juga melaksanakan ziarah di makam Mbah Suyuthi, pendiri Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Guyangan, sebagai bentuk penghormatan kepada ulama yang telah berjasa dalam perkembangan pendidikan pesantren Raudlatul Ulum. Ziarah ini menjadi momen refleksi sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai keilmuan dan spiritualitas.
Melalui kegiatan ini, IKAMARU Walisongo ingin menegaskan bahwa tradisi sowan kepada guru merupakan bagian penting dari identitas alumni pesantren. Tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga sebagai upaya menjaga keberkahan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di madrasah.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan hingga selesai. Melalui sowan masyayikh ini, IKAMARU berharap semangat silaturahmi dan nilai-nilai adab kepada guru dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.